Welcome! You\'re now on tourism promotion website of South Bangka Regency. Let\'s explore the undiscovered paradise.
logo

Panduan Wisata

Gambaran Umum - Bangka Selatan adalah sebuah kabupaten di Provinsi Bangka Belitung yang dibentuk pada tanggal 25 Februari 2003. Secara geografis terletak pada 2°26 '27 " hingga 3°5' 6" LS dan 107°14'31" hingga 105°53'09" BT dengan total luas 3,607,08 km2 dengan relief wilayah mulai dari daratan, pulau kecil, dan bukit yang berkisar antara 0-500 meter di atas permukaan laut. Beriklim tropis tipe A dengan variasi curah hujan 82,1 hingga 372,7 mm/bulan. Suhu rata-rata diantara 25,90 hingga 27,5 Celcius sedangkan kelembaban udaranya 7,0-86,3 persen.

Administratif - Secara administratif wilayah Kabupaten Bangka Selatan berbatasan dengan Kabupaten Bangka Tengah di sebelah utara, Selat Bangka dan Laut Jawa di sebelah barat dan selatan, dan Selat Gaspar di sebelah timur. Pemerintahannya terbagi kedalam 8 kecamatan diantaranya Toboali, Payung, Simpang Rimba, Air Gegas, Sadai, Pulau Besar, Lepar dan Kepulauan Pongok.

Penduduk, Bahasa, & Budaya - Jumlah penduduk Kabupaten Bangka Selatan mencapai 205,901 orang pada tahun 2018 dengan kepadatan 57 orang / km2. Melayu merupakan suku asli di Kabupaten Bangka Selatan selain itu terdapat juga suku ras seperti Tionghoa, Jawa, Bugis, Madura, serta lainnya. Mereka telah hidup berdampingan selama bertahun-tahun. Bahasa utama yang digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari adalah bahasa Melayu kemudian Bahasa Indonesia dan bahasa suku lain dalam lingkup yang lebih kecil.

Potensi Daerah - Kabupaten Bangka Selatan adalah salah satu sentra penghasil beras di Provinsi Bangka Belitung yang juga dikenal sebagai daerah penghasil perkebunan seperti karet, lada dan kelapa sawit yang tersebar hampir di seluruh wilayahnya. Sebagai daerah yang terletak paling selatan atau di bagian paling bawah peta Pulau Bangka wilayah lautnya cukup luas sehingga Bangka Selatan juga kaya akan hasil laut dan potensi kawasan wisata bahari.

Ibu Kota - Toboali adalah ibu kota kabupaten Kabupaten Bangka Selatan berjarak sekitar 125 km dari Pangkalpinang, ibukota Provinsi Bangka Belitung. Toboali telah menjadi daerah penting yang dibuktikan dengan adanya benteng di kota ini yang dibangun sekitar tahun 1825. Toboali dulunya adalah pelabuhan dan salah satu basis pertahanan pemerintah kolonial Belanda. Perannya sebagai kota penting di Bangka Selatan berlanjut hingga saat ini yaitu sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi.

Ke Bangka Belitung

Perjalanan dari luar Provinsi Bangka Belitung dapat terlebih dahulu menggunakan pesawat menuju Bandar Udara Depati Amir Pangkalpinang yang dilayani oleh berbagai maskapai penerbangan dengan jadwal-jadwal tertentu. Sebagai catatan, dikarenakan Provinsi Bangka Belitung terdiri dari 2 pulau yaitu Bangka dan Belitung, pastikan kode penerbangan PGK (Pangkalpinang).

Setidaknya ada 9 bandara asal yang melayani rute ke Pangkalpinang yaitu bandara Soekarno Hata (Jakarta), Adi Sucipto (Yogyakarta), Juanda (Surabanya), Husen Sastranegara (Bandung), Hanandjoeddin (Belitung), Hang Nadim (Batam), Kuala Namu (Medan), Sultan Mahmud Badarudin II (Palembang), dan Bandara Radin Inten II (Bandar Lampung).

Terdapat juga 3 jalur laut yang dapat dijadikan alternatif selain jalur udara untuk ke Pangkalpinang yaitu melalui pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) – Pangkalbalam, Bagan Siapiapi (Palembang) – Muntok, & Tanjung Pandang (Belitung) – Sadai.

Ke Toboali
Dari Pangkalpinang Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toboali ibu kota Kabupaten Bangka Selatan berjarak kurang lebih 126 KM. Dengan akses jalan yang baik, waktu tempuh ke Toboali membutuhkan waktu sekitar 2 jam 30 menit perjalanan dengan berkendara. Moda transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai Kabupaten Bangka Selatan utamanya adalah moda transportasi darat. Terdapat transportasi umum yang melayani rute ke Bangka Selatan (Toboali) khususnya dari/ke Pangkalpinang yaitu berupa bus, travel & kendaraan rental.

  • BUS
    Bus umum beroperasi setiap hari baik dari Toboali ke Pangkalpinang ataupun sebaliknya dimulai dari pukul 5 pagi hingga 7 malam dengan tarif Rp35.000.-. Untuk perjalanan yang dimulai dari Pangkalpinang, bus dapat ditemui utamanya di terminal Girimaya dan beberapa lokasi lainnya yaitu di halte RSUD Depati Hamzah, halte di depan bandara lama, & di halte persimpangan menuju ke kantor gubernur. Rute bus tidak melewati Bandar Udara Depati Amir kecuali jika memang ada permintaan khusus dari penumpang. Anda dapat menggunakan taksi dari bandara untuk menuju ke terminal & halte bus menunggu penumpang.
  • TRAVEL
    Khusus untuk kendaraan travel (sejenis shuttle), rute yang dilayani jika dari Pangkalpinang dimulai dari Bandar Udara Depati Amir. Trayek yang dilayani travel utamanya menuju bandara atau Toboali – Bandara PP. Tarif untuk sekali perjalanan dengan travel dari Toboali ke Bandara atau sebaliknya yaitu sebesar Rp75.000,-. Waktu beroperasinya travel lebih sedikit jika dibandingkan dengan bus dikarenakan jumlah agen dan armada yang tersedia masih terbatas. Adapun agen yang melayani rut ke/dari Bandara diantaranya Karya Mandiri, FD Trans, dan Damri.
  • RENTAL
    Selain itu juga terdapat layanan rental mobil yang dapat digunakan untuk ke Bangka Selatan. Baik milik perorangan atau pun milik usaha sewa mobil. Kendaraan yang disewakan berupa kendaraan pribadi (mini bus) dengan biaya sewa dari Pangkalpinang ke Toboali atau sebaliknya berkisar sekitar Rp300.000,- hingga Rp500.000,- yang biasanya sudah termasuk dengan supir.

My tab content